Para Pekerja Berjalan Tanpa Alas Kaki Dengan Menggunakan Masker Wajah Yang Diduga Dikemas Ulang Untuk Dijual Di Indonesia

net2han.biz

Bayangkan bahwa alih-alih mengusir kuman, masker wajah yang Anda kenakan membuat Anda terpapar sejumlah besar penyakit karena cara kemasannya yang tidak higienis.

Dengan item yang sangat diminati di Indonesia (dan di seluruh dunia) karena wabah koronavirus, paranoia merembes dalam topeng wajah di negara itu mungkin tidak steril seperti yang seharusnya, semua berkat satu video virus yang mengganggu.

Video tersebut, diambil pada 19 Februari dan menerima peredaran luas setelah dibagikan oleh akun Instagram gosip Lambe Turah, menunjukkan tumpukan besar masker bedah berserakan di lantai dalam apa yang tampaknya merupakan operasi terlarang untuk penjualan kembali masker wajah. Sebuah keterangan untuk video tersebut menuduh bahwa masker wajah telah dibuang dari rumah sakit.

Tidak hanya para pekerja yang duduk di dan di sekitar tumpukan, kita juga bisa melihat dua dari mereka berjalan tanpa alas kaki di masker wajah.

Pria yang merekam video meriwayatkan bahwa topeng sedang disortir untuk dikemas ulang, setelah itu mereka akan dikirim ke pembeli bernama Mariana. Dia juga mengangkat satu topeng ke kamera untuk menunjukkan bahwa topeng itu dibuat oleh merek masker wajah Indonesia Solida.

Maesindo Indonesia, perusahaan yang memproduksi Solida, membantah bahwa mereka memiliki keterlibatan dalam video. Perusahaan memposting video di Instagram memberikan tur pabrik mereka di Yogyakarta, yang jauh dari kondisi yang terlihat dalam video viral.

Pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan apa pun pada video viral tersebut.

Meskipun belum ada kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Indonesia, harga masker wajah di negara ini dilaporkan meningkat hampir sepuluh kali lipat di tengah ketakutan.

Para ahli mengatakan bahwa sebagian besar masker wajah tidak mungkin menghentikan penularan virus. Organisasi Kesehatan Dunia memprioritaskan langkah-langkah pencegahan lain terhadap virus corona dibandingkan masker, seperti sering mencuci tangan dan menggunakan serta membuang jaringan ketika bersin atau batuk.